Beranda > Kampus, Komputer > Nusaptel Bahasa Pemrograman Buatan Putra Indonesia

Nusaptel Bahasa Pemrograman Buatan Putra Indonesia

Mungkin anda sudah terbiasa dengan bahasa pemrograman C++, Pascal atau Java. Anda mungkin juga terlalu sulit memahami konsep bahasa pemrograman tersebut. Salah seorang putra Indonesia berhasil membuat sebuah trobosan baru tentang konsep bahasa pemrograman. Bernaridho Imanuel Hutabarat, dia membuat bahasa pemrograman yang lebih mudah yang kemudian ia namai dengan Nusaptel. Dia adalah alumnus Jurusan Teknik Informatika,ITB dan Conventry University(Ingris).

Ide pembuatan Nusaptel bermula ketika Bernan (panggilan akrab) merasa konsep pemrograman dengan bahasa C++ terlalu rumit dan terlalu bertele-tele dan dia sangat tidak suka terhadap itu. Berawal pada ketidak sukaannya itu, ketika dia bekerja di sebagai Dosen pada tahun 1999, dia kemudian mulai merancang dan membuat bahasa Nusaptel ini. Pada saat itu pembuatannya hanya terbatas pada syntax hirarki type.

Perubahan secara besar-besaran dilakukannya ketika ia bekerja sebagai database administrator di Amerika pada tahun 2001. Beruntung perusahaan tempat dia bekerja memberikan kebebasan waktu untuk mengerjakan penelitiannya di sela-sela dia bekerja. Tidak hanya itu, perusahaannya juga memberikan resource tanpa meminta hasil riset itu.

Nusaptel kemudaian semakin berkembang ketika Bernan kembali ke Indonesia. Pada saat itu dia diundang Ir. Cahyana Ahmadjayadi Dirjen Telekomunikasi dan Informatika untuk presentasi Intropabilitas bukan mengenai Nusaptel. Setelah presentasinya selesai, dia kemudian diminta untuk menjelaskan tentang Nusaptel yang sedang ia buat walaupun itu informal. Dari penjelasan itulah awal Nusaptel berkembang lebih baik.

Sekarang Nusaptel di perkenalakan kepada para dosen IT di Indonesia dengan bantuan Depkominfo. Pengenalan ini dilakukan dengan cara mengadakan workshop dan pelatihan di beberapa kota. Terakhir pelatihan dilaksanakan di Yogyakarta bertempat di STMIK AMIKOM Yogyakarta. Acara ini diikuti dosen-dosen IT PTS dan PTN se-Yogyakarta dan Solo. Selain dengan Depkominfo, Bernan bekerjasama dengan sebuah perusahan luarnegeri untuk mengembangkan bahasa pemrograman Nusaptel. “Saya berharap kelak Nusaptel menjadi sebuah compiler yang hebat dan dapat membuat sebuah sistem operasi baru.” Katanya setelah mengadakan pelatihan di STMIK AMIKOM Yogyakarta.

  1. April 28, 2011 pukul 2:29 am

    Wah kalau banyak orang seperti Bernaridho di Indonesia ini bakalan hebat ya pak. Artikel bapak bagus2 banget. Salam kenal pak

  2. April 28, 2011 pukul 12:31 pm

    Wah iya baru sedikit orang indonesia yang bisa membuat bahasa pemrograman sendiri,,,,,,,,

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: