Arsip

Posts Tagged ‘Macam-Macam Icterus’

EFEK PHOTOTERAPHY PADA ICTERUS

Maret 7, 2013 Tinggalkan komentar

# EFEK PHOTOTERAPHY PADA ICTERUS #

I. Pengertian Icterus
Ikterus adalah menguningnya sklena, kulit, atau jaringan lain akibat penimbunan billinubin pada tubuh. Keadaan ini merupakan tanda penting penyakit hati atau kelainan fungsi hati, saluran empedu dan penyakit darah. Bila kadar billirubin darah melebihi 2 mg%, maka icterus akan terlihat. Namun pada neonatus ikterus masih belum terlihat meskipun kadar billirubin darah sudah melampaui 5 mg%. Ikterus terjadi karena peninggian kadar billirubin indirek (“Uncojugated”) dan atau kadar billirubin direk (“Conjugated”). Sumber utama produksi billirubin adalah pemecahan pigmen heme yang berasal dari eritrosit. Secara normal, billirubin dibersihkan dari sirkulasi melalui proses konjugasi di hati, diekskresi di empedu, dan dieliminasi di seses. Penyebab utama ikterus adalah proses hemolitik dan penyakit yang menyerang hati.

Ikterus (masalah yang sering muncul pada masa neonatus) terjadi akibat akumulasi billirubin yang berlebihan dalam darah dan jaringan pada bayi cukup bulan, kadar puncak billirubin terjadi pada usia hari ketiga. Ikterus dapat diakibatkan oleh produksi billirubin yang berlebihan, imaturitas sistem konjugasi di hati atau kelainan billianis pada ekskresi billirubin terkonjugasi. Semua faktor ini berperan pada berbagai derajat ikterus pada neonates yang bervariasi. Secara umum, ikterus yang disebabkan oleh hemolisis memiliki komplikasi serius yang lebih besar (misal: ensefalopati billirubin).

Suatu penyakit yang menakutkan ialah terjadinya “Kurn Icterus” yang mungkin terjadi bila kadar unconjugated billirubin.  (H. v/d beghindinect) lebih tinggi dari 17-23 mg%, mungkin tinggi kadar unconjugated billirubin makin besar kemungkinan terjadinya Kern Icterus.

Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.