Arsip

Posts Tagged ‘IDENTIFIKASI MASALAH / DIAGNOSA’

ASUHAN KEBIDANAN PADA Ny. “V” DENGAN 2 JAM POST PARTUM DI BPS “FITRIA NUR FAIDA, Amd.Keb” DESA SUMBERTLASEH KEC. DANDER KAB. BOJONEGORO

TINJAUAN PUSTAKA
MASA NIFAS NORMAL

A.    PENGERTIAN
Masa nifas (puerperium) dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil berlangsung selama kira-kira 6 minggu.
(Abdul Bari Saifuddin. 2002. hal:N-22)

B.    TUJUAN PERAWATAN PASCA PARTUM
1.    Meningkatkan involusi uterus normal dan kembali kekeadaan sebelum hamil.
2.    Mencegah atau meminimalkan komplikasi pasca partum.
3.    Meningkatkan kenyamanan dan penyembuhan pelvic, jaringan perianal dan psikososial.
4.    Membantu pemulihan fungsi tubuh normal.
5.    Meningkatkan pemahaman terhadap perubahan-perubahan fisiologis dan psikososial.
6.    Memfasilitasi peawatan bayi baru lahir dan perawatan mandiri oleh ibu baru.
7.    Meningkatkan kebersihan integrasi bayi baru lahir kedalam unit keluarga.
8.    Menyokong ketrampilan peran orang tua dan perlengkapan orang tua bayi.
(Barbara.R.Stright. 2004. hal:188)

C.    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGALAMAN PASCA PARTUM
1.    Sifat persalinan dan kelahiran, serta tujuan kelahiran.
2.    Persiapan persalinan, kelahiran dan peran menjadi orang tua.
3.    Transisi menjadi orang tua yang mendadak.
4.    Pengalaman keluarga secara individual atau bersama terhadap kelahiran anak dan membesarkan anak.
5.    Harapan peran orang tua.
6.    Kepekaan dan efektivitas asuhan keperawatan dan perawatan professional lainnya.
7.    Faktor-faktor resiko pada komplikasi pasca partum.
(Barbara.R.Stright. 2004. hal:189)

I.    PERUBAHAN BIOFISIK PASCA PARTUM
A.    PERUBAHAN SISTEM REPRODUKSI
1.    Uterus
Berkontraksi dengan kuat setelah kelahiran bayi, uterus akan tetap sama ukurannya sampai 2 hari, kemudian berkurang (involusi) dan turun sekitar 1 ruas jari perhari.
a.    pada 10-14 hari pasca partum, uterus tidak dapat dipalpasi di abdomen. Uterus kembali mendekati ukuran sebelum hamil dalam 4-6 minggu pasca partum. Tempat perlekatan plasenta membutuhkan 6-7 minggu untuk sembuh; regenerasi endometrium memerlukan waktu 6 minggu.
b.    Lokia, keluaran dari uterus selama 3 minggu pertama setelah kelahiran terjadi dalam 3 tipe :
•    Lokia rubra adalah keluaran berwarna merah gelap terjadi 2 sampai 3 hari pertama. Lokia ini mengandung sel-sel epitel, eritrosit, leukosit dan desidua.
•    Lokia serosa adalah keluaran merah muda sampai kecoklatan, terjadi dari 3-10 hari setelah kelahiran. Ini adalah keluaran serosanguineuos yang mengndung desidua, eritrosit, leukosit, lender servik dan microorganisme.
•    Lokia alba adalah keluaran yang hamper tidak berwarna sampai krem kekuningan, terjadi dari 10 hari s/d 3 minggu setelah kelahiran. Keluaran ini mengandung leukosit, desidua, sel epitel, lemak, lender servik, kristal kolesterol dan bakteri.

2.    Servik
Menjadi lebih tebal dan lebih keras. Involusi servik yang lengkap bisa berlangsung 3-4 bulan.

3.    Vagina
Rugae tampak kembali dalam 3 sampai 4 minggu pasca partum.

4.    Perineum
Tampak edema dam memar setelah melahirkan. Bisa ditemukan episiotomi atau laserasi.

5.    Abdomen
Tetap lunak dan mengendur selama beberapa waktu setelah melahirkan, striae tetap tetapi putih perak. Diastasis reksi(pemisahan otot-otot rektus abdomenis) dapat terjadi pada wanita dengan tonus otot yang buruk.

6.    Payudara
•    terjadi penurunan cepat kadar estrogen dan progesterone, dengan peningkatan sekresi prolaktin setelah melahirkan.
•    Colostru sudah ada pada waktu melahirka, ASI diproduksi pada hari ke-3 atau ke-4 post partum.
•    Payudara lebih besar dan lebih keras terjadi karena laktasi (pembengkakan primer) kongesti berkurang dalam 1 atau 2 hari.
•    Didalam payudara, prolaktin menstimulasi sel-sel alveolar untuk menghasilkan susu. Pemghisapan oleh bayi baru lahir memicu pelepasan oksitosin dan kontraktilitas sel-sel mioepitel, yang menstimulasi aliran susu, dikenal sebagai reflek let-down.
(Barbara.R.Stright. 2004. hal:190)
Baca selengkapnya…

ASUHAN KEBIDANAN PADA NY”A” TRIMESTER III DI BPS IBU FITRIA NUR FAIDA, Amd.Keb DESA SUMBER TLASEH KEC. DANDER KAB. BOJONEGORO

TINJAUAN TEORI
KEHAMILAN TRIMESTER III

A.    DEFINISI
Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intrauteri mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan.
(Ida Bgus Gde Manudia, 1998 : 4)
Kehamilan Trimester III adalah kehamilan antara 28 – 40 minggu.
(Rustam, Mochtar, 1998 : 43)

B.    PERUBAHAN-PERUBAHAN YANG TERJADI PADA KEHAMILAN TRIMESTER III
1.    Uterus
Berat uterus normal 30 gram, pada akhir kehamilan uterus menjadi 1000 gram dengan panjang 20 cm dan dinding kurang lebih 2,5 cm.
2.    Servik Uteri
Servik uteri juga mengalami perubahan karena hormon estrogen, jika korpus uteri lebih banyak mengandung jaringan otot, maka servik lebih banyak mengandung jaringan ikat. Akibat kadar estrogen meningkat dan dengan adanya hipervaskularisasi maka konsistensi menjadi lebih lunak.
3.    Mamma
Mamma akan membesar dan tegang akibat hormon somatomammotropin, estrogen dan prugesteron. Pada kehamilan 12 minggu ke atas puting susu akan keluar cairan berwarna putih agak jernih disebut eolostrum.
4.    Sistem Respirasi
Seorang wanita his tidak jarang mengeluh tentang rasa sesak nafas. Hal ini ditemukan pada kehamilan 32 minggu ke atas sehingga diafragma kurang leluasa bergerak.
(Sarwono, 2005 : 89)

C.    KEBUTUHAN IBU HAMIL TRIMESTER III
1.    Nutrisi
Kecukupan gizi ibu hamil diukur berdasarkan kenaikan berat badan. Kalori ibu hamil 300-500 kalori lebih banyak dari tidak hamil. Kenaikan BB ibu hamil Trimester III

sekitar 0,3-0,5 kg/ minggu. Kebutuhan protein 30 gr lebih banyak dari biasanya.
2.    Seksual
Hubungan seksual pada Trimester III tidak berbahaya kecuali ada riwayat :
•    Sering abortus
•    Perdarahan peruagina
•    Terdapat tanda infeksi dengan adanya pengeluaran cairan disertai rasa nyeri dan panas pada jalan lahir.
3.    Istirahat dan tidur
Istirahat dan tidur yang teratur dapat meningkatkan kesehatan jasmani, rohani, untuk kepentingan pertumbuhannya dan janin. Kebutuhan tidur malam 8 jam/ hari.
4.    Kebersihan diri
Ibu his penting menjaga kebersihan, perawatan payudara penting untuk persiapan laktasi, penggunan BH yang longgar dan menyangga membantu perkembangan payudara.
(Persis Mary Hamliton, 1995 : 85)

Baca selengkapnya…

MAKALAH DOKUMENTASI KEBIDANAN “ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER I”

Maret 6, 2013 Tinggalkan komentar

LANDASAN TEORI
KEHAMILAN

 Pengertian

Kehamilan

Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari ) dihitung dari pertama haid terakhir (Asuhan Maternal Dan Neonatal).

Kehamilan Trimester I

Merupakan kehamilan dari minggu ke 1 – 12 ming

 Periode kehamilan dibagi menjadi beberapa trimester, yaitu trimester pertama, trimester kedua, dan trimester ketiga.

1. Trimester Pertama
a. Minggu pertama
Disebut sebagai masa germinal. Ciri utama germinal ini adalah pembelahan sel, sejak pembuahan atau fertilisasi ovum oleh sperma, zigot yang berbentuk membelah diri sampai fase morula – blastula.
b. Minggu Kedua
Terjadi diferensiasi masa selular embrio menjadi dua lapis. Kedua lapisan itu adalah lempeng epiblas dan hipoblas. Akhir stadium bilaminer ditandai dengan munculnya alur primitive / alur sederhana.
c. Minggu Ketiga
Terjadi pembentukan tiga lapis atau lempeng, yaitu ectoderm dan endoderm, dengan penyusutan lapisan mesoderm diantaranya, diawali dari daerah primitive streak.
d. Minggu Keempat
Pada akhir minggu keempat atau awal minggu keempat, mulai terbentuk ruas – ruas badan (somit) sebagai karakteristik pertumbuhan periode ini.

Baca selengkapnya…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.